Thursday, May 03, 2007

Puisi Untuk Nayla


Tubuh kecil tergeletak lemah di sana
seolah lemah, tak berdaya
Tapi aku salah!
karna ia tak selemah dugaanku

Ia bahkan lebih kuat dariku
Ia bahkan lebih besar dariku
Aku bahkan lebih tak berdaya dibanding dirinya
karena semangat dan keteguhannya

Aku yang seringkali merasa susah dan tak berguna
Aku yang seringkali menganggap diri ini sampah
berbeda dengan mu Nayla...
yang selalu memandang positif pada setiap hal di dunia

Kurasa malu saat melihat sosokmu
kurasa diri ini bahkan terlalu hina tuk melihatmu
kurasa ku bahkan tak pantas tuk dibandingkan denganmu
karna semangat dan keteguhanmu

Ampuni aku Tuhan, maafkan aku Tuhan
disaat aku mengeluh karena sedikit masalah ku
Ia bisa bersyukur karena seluruh masalah nya
karna semangat dan keteguhannya

Ajari aku seperti dia,
ajari aku semangat dan keteguhan itu
karna semangat dan keteguhan itu
yang aku butuhkan saat ini

Nayla,
semangat dan keteguhan mu buat tubuh ku bergetar keras
buat ku malu pada semua
buat ku malu pada Tuhan
buat ku malu pada dirimu

Sebuah puisi untuk Nayla
hanya ini yang bisa kuberi untuk mu
Sebuah puisi untuk Nayla
karena kau beriku alasan tuk tetap jalani hidup

*Terinspirasi dari Sinetron "Buku Harian Nayla", satu2nya sinetron Indonesia yang mau gw tonton. Sosok Nayla itu fiksi, tapi bisa bikin perubahan dalam hidup gw.
Makasih buat Chelsea Olivia yang memerankan Nayla dengan bagusnya.
Luv U
Chelsea!!

Labels: , , ,

Kapan Waktu Itu Tiba?


Ku bangun pagi ini tanpa prasaan apa pun di hati
sekalipun masalah yang lalu belum juga berlalu
tapi aku takkan tetap mau terkunci pada masa lalu
ku harus kembali siap melangkahkan kaki

Tapi kini ia kembali datang, sial!
masalah lalu belum lagi berlalu
masalah baru kini siap menanti
melongok dari lobang kunci di Pintu Takdir ku

Sanggup aku melawan?
Sanggup aku bertindak?
Sial!
kini kau datang beruntun!
Bangsat? Pecundang? Pantaskah kau ku beri julukan itu?
TIDAK!
kau terlalu hina bahkan tuk hinaan itu,,

Hanya sanggup menerima kepasrahaan itu...
dengan pasrah, kuharap semua berlalu,
dan kau datang mengganggu!
Aku?
hanya pecundang di sini

Masi dengan gumpalan rasa kesal di hati
Masi dengan tangan terkepal menahan amarah
Masi dengan dada yang sesak karena pompaan masalah
aku terdiam di sini

menunggu, menunggu, dan menunggu
waktu itu tiba
bilakah?
waktu di mana kau berhenti menggangu
waktu di mana aku berhenti bermasalah
waktu di mana jantung ku bahkan malas tuk berdetak

Aku?
masi menunggu...
bilakah?
adakah yang tahu?

Hei, Kau yang diatas sana!!
haruskah ku lewati semua jalan ini sebelum bertemu dengan Mu?
pecundang kah aku?
mungkin ya
mungkin tidak...

kapan waktu itu tiba,
di mana nadi ku bahkan letih tuk hanya di aliri darah...

Labels: , ,

INI DUNIAKU!


Kubuka mata melihat langit kamarku
kusiapkan diri tuk sambut hari
Ku mulai melangkah bersama mentari
menuju dunia yang tak pernah ku pahami

Kuhadapi masalah setiap harinya
Kugeluti persoalamn tanpa ada henti
ku dikelilingi orang - orang yang tak kumengerti
ku dikelilingi orang - orang yang tak mengerti aku

Dimana aku hanyalah salah bagi mereka
"Tak tahu apa - apa!" itu yang mereka teriakkan padaku
Dimana tak ada benar bagiku
"Pemberontak!" Teriak mereka setiap harinya

Tapi setahuku ini dunia ku
dimana tiap langkahku aku yang atur
Tapi bukan itu yang terjadi
dimana ku kini hanya pion bagi mereka

Melangkah sesuai perintah
bergerak sesuai aturan
agar tak ada penyesalan, katanya!
agar masa depan indah, katanya!

Kuingin di hargai didunia ku
sebagai subjek, bukan objek!
Karena sudah terlalu lama ku diperlakukan
sebagai objek, bukan subjek!

Dan itu hanya buat ku jadi pengecut,
yang tak berani hadapi masalah sendiri
Dan itu hanya buat ku jadi pecundang,
yang tak bisa hidup sendiri

Dan bila gelap malam datang menjemput
ku hanya bisa meringkuk dalam selimut
Dan bila terang pagi tak kunjung datang,
ku kan bersorak karena lepas dari semuanya

*Di dunia ku,
Setan pun membawa Salib,
dan ku terbang dengan Malaikat ke neraka!

Labels: , ,

Catatan Musafir


Masih melangkah di jalan yang sama,
setiap hari dengan langkah tertatih,
berat, terseret, tak sedikit sekali pula aku terbanting.

Masih jalan di jalan yang sama,
langkah kaki ku mulai melambat,
keringat itu telah tercampur darah,
darah itu pun tak lagi bisa mengalir,
darah itu telah membeku bersama debu yang terus menemani perjalanan ku

Tenggorokan ku yang entah berapa lama tak merasakan sejuk nya air,
mencoba untuk memeras lidah ku sendiri,
mencoba temukan sedikit sisa cairan disana,
hanya ada keringat ku sendiri,
yang hanya buat ku semakin rindu kan air

Entah kapan perjalanan ini berakhir,
tapi kuharap bukan sekarang,
aku bukan pecundang yang mau lari dari kenyataan,
aku adalah aku,
mungkin aku bukan dewa yang bisa taklukan semua,
aku hanya manusia biasa.

Lelah, lemah, kadang, merasa tak berguna, kadang merasa sampah,
kadang aku di cap sampah!
Pedulikah aku dengan ucapan mereka?
Mereka kah yang membuat aku hidup?
Mereka kah yang merawat saat aku berteriak kala panas jalanan membakar telapak kaki ku?
Mereka kah yang merawat saat aku menggigil kala dinginnya malam membeku kan jantungku?

Sudahlah, lupakan saja mereka dan ku kan terus lanjutkan perjalananku,
walau kini ku tiba kembali di titik itu,
titik di mana ku rasa lelah tuk melangkah,
merasa tak ada lagi tujuan ku melangkah,
merasa tak ada lagi motivasi tuk melangkah,

Ku tahu ku harus tetap melangkah,
tapi tak ada yang membuat kaki ku tuk tetap melangkah,
Jenuh!
tak ada yang membuat aku tetap melangkah lagi,
tapi aku tak mau berhenti di sini!

Hingga nanti akhir nya aku tak samnggup lagi melangkah,
ku yakin itu lah akhir perjalananku,
karena aku tak berhenti untuk tetap melangkah,
sampai aku tiba di tujuan akhir perjalanan ku.

Tunggu aku di garis itu kawan!

Labels: , ,

BERTAHAN DAN HADAPILAH


Kini kuhadapi lembaran baru

telah kutinggalkan masa lalu ku

masa lalu yang menyanyat hati

lalu ku bersiap hadapi dunia baru

Kini ku sendiri

semua canggung kurasa

ku coba tuk terbiasa

hadapi semua seorang diri

Walau berat tuk di hadapi

tapi tetap kan ku coba arungi

walau dunia kan terus coba menghakimi

dan dengan waktu yang selalu menemani

Ku harap kau senang

atas keputusan yang kau buat

keindahan mu masih ku kenang

perlahan memudar setiap saat

Tak ada guna kita mengeluh

hadapi saja semua

kudoakan kau berhasil

tuk hadapi dunia baru itu

Cinta itu kita yang rasa

walau kini sudah tak terasa

biarkan berjalan mengikuti waktu

Labels: , ,

HANYA SEMENTARA


Sinar mentari menyapa ku dari sela jendela

menandakan hari baru telah dimulai

lupakan mimpi buruk tadi malam

kini siapkan diri, sambut dunia baru

Walau di awal beban kan terasa

Pikullah semua! karena itu hanya sementara!

Walau semua tak kan terasa mudah

Angkatlah semua! karena itu hanya sementara!

Bersama teman baru, sambut dunia baru

tinggalkan kenangan, itu cuma masa lalu

Bersiap diri menatap langit biru

beban yang semenatara, takkan buat ku berhenti melaju!

Labels: , ,

Diam, Malam, Tenang


Ssstt.....

Diam

hanya ada kesunyian di sini

Tenang.....

Pejamkan matamu

dan resapi gelap nya malam

Jangkrik bernyanyi

bawakan lagu "Nyanyian Bulan"

dengan Bintang jadi penonton

Satukan dirimu dengan alam

Bersatu dalam kesunyian malam

karena semua tenang dan diam

Tak seperti kita yang pecundang

Bersorak hanya karena masalah kecil

berdiamlah bersama malam

* "Only the Author knows the secret"

Labels: , ,

HITAM


Ku tegak berdiri sendiri
Ku tatap nanar titik hitam di kejauhan
Ku takkan pernah sadari
bahwa waktu takkan pernah terulang

kini ku hanya bisa sesali
semua kini telah berlalu
bahwa aku takkan pernah bisa berdiri
tuk hadapi kelamnya masa lalu


Kini titik hitam itu membesar
seolah ingin menelanku tuk dilenyapkan
dan sambil titik itu melebar
aku hanya bisa terdiam

Titik itu tidak lagi noktah
dan nodai kelabunya hidup
kini tak ada putihnya hidup
kini semua hitam dan kelam


Hitam, hanya ada gelap dan hitam itu sendiri
dan itulah hidupu sekarang
Hitam, tak ada pengaruh cahaya terang
karena mataku tak kan bisa ku buka lagi

* "Only the Author knows the secret"

Labels: , ,

CATATAN TENTANG KU 2


hanyalah partikel kecil di udara
hanyalah partikel tak terlihat
hanyalah partikel tak terjamah
hanyalah aku

berupa debu di jalanan
berupa sampah di alam ini
berupa debu di kaki Mu
berupa apakah aku ini?

tak berbentuk,
jelas pun tidak!
entah.....
aku....

tak tau harus bagaimana
tak tau harus apa
tak tau aku
tak
kan pernah tau

aku lahir
aku hidup
aku tumbuh
aku tetap tak tau siapa aku

selain debu kotoran
selain partikel tak berwujud
selain dari itu semua
aku tak tau siapa aku

* Puisi ini ter-ilham dr pemikiran gw

gw butuh komen dr lo semua..

gw pengen jd lebih baik.

"Only the Author knows the secret"

Labels: , ,

Wednesday, September 13, 2006

Aku

Aku berdiri mematung
memandang langit yang mendung
dengan mata terlihat bingung
ditemani awan yang mengapung
Entah apa yang terjadi
pada api kehidupanKu
Aku hidup menyendiri
pada kehidupan yang kaku

Tapi tetap Kujalani
walau aral dan ketakutan
akan selalu menemani
buat Ku jadi setan
Setan pecundang yang meremehkan dunia
tak sadar bahwa ia hanyalah pecundang
bahwa dunia tak pernah menganggapnya
ia hanyalah sampah untuk ditendang
Mencoba membenci dunia
tak sadar kalau ia pun dibenci
setelah lama kehilangan asa
kehidupan pun jadi basi
Kini Ku coba renungkan
segala macam perbuatan
kegelisahan kutekan
kuhilangkan ketakutan

Ku coba tuk kembali
pada kehidupan awal Ku
tapi itu pun kubenci
karena dunia itu bukan milikKu
Kucoba mencari terang
dari dunia yang gelap
dengan nafas yang meregang
dan Aku pun kehilangan harap
Dan setan lah Aku!


Hai...
lo lagi baca blog gw....
ehhhmmmm....
ky ny ga sopan klo gw ga ngenalin sapa gw
OK!
Nama gw Doroii, 19 taon, cowok,
Gw skarang kerja di daerah Cempaka Timur.
Untuk lebih jelasnya, lo bs liat di profile gw.

Pasti lo semua nanya,
apa maksud gw nulis puisi di atas....
itu salah satu dr sekian banyak puisi gw.
tp gw paling suka ama yang itu,
knp?
karena itu puisi bnr2 menceritakan idup gw.

ud lahh...
perkenalan nya cukup segitu aj dulu....

Selamat membaca......

Labels: , ,